28 April 2009

Kunci Jawaban Beredar, Pengawasan Diperketat

Mental korupsi masih menjadi bagian integral dari sikap dunia sekolah dan pendidikan di Indonesia. Ini tentu saja kontra produktif dengan semangat pendidikan yang notabene bertujuan menciptakan manusia yang memiliki komitmen moral dan kreativitas.

Manusia memang selalu memiliki kecenderungan tidak konsisten dengan nilai-nilai yang mereka muliakan. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa kita boleh membiarkannya begitu saja berlaku dalam dunia pendidikan.

Berita tetang seorang siswi yang tidak diperbolehkan mengikuti UN dengan alasan melakukan pelanggaran asusila dengan berfoto bugil merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Melakukan pelanggaran moral tidak selayaknya berimplikasi pada hak pribadi dia untuk menyelesaikan studinya. Sebaiknya, anak yang melakukan pelanggaran moral seperti itu diberi kesempatan melakukan refleksi diri. Di samping itu, tidak semestinya pelanggaran yang dilakukannya justru berakibat pada masa depannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Yang banyak terjadi dalam kasus seperti ini biasanya pihak sekolah hanya ingin melepaskan diri dari tanggungjawab memberikan pendidikan yang baik bagi peserta didik yang melakukan tindakan asusila. Padahal, seharusnya siswa seperti itulah yang harus menjadi perhatian pendidikan kita. Bukan sebaliknya hanya berbangga mengurusi orang-orang yang sebenarnya sudah 'kelebihan' pendidikan. Kita juga sepatutnya menyadari bahwa anak-anak yang dianggap bermasalah di sekolah sering berasal dari keluarga kelas bawah. Lapisan masyarakat yang semestinya selalu mendapat perhatian utama dalam proses pencerdasan bangsa Indonesia.

Dalam berita ini juga disinggung tentang anak-anak yang memiliki kelemahan fisik. Sudah saatnya kita tidak terlalu mencitrakan kekurangan fisik seperti itu dalam masyarakat kita dengan cara berlebihan. Ini justru berpotensi menyuburkan sikap yang cenderung melihat kekurangan seperti itu sebagai alasan untuk memarginalisasi kelompok masyarakat tertentu. Semestinya hal seperti itu digambarkan sebagai suatu hal yang normal saja.

0 comments:

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP