21 April 2009

Ujian Nasional Dikritik


Ujian nasional bukan hanya sekedar alat untuk menyisihkan anak-anak tidak mampu atau anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi dan sosial dari dunia pendidikan. Ia juga berfungsi sebagai alat birokrasi pemerintah untuk melegitimasi pendanaan aparat mereka dari uang kas negara.

UN yang tujuannya mengevaluasi hasil kerja pemerintah dalam menjalankan fungsinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita, justru berbalik merugikan anak-anak Indonesia yang kurang beruntung lewat mekanisme ujian dan penetapan ketidaklulusan.

Mengapa pemerintah bertahan 'menggebuki' rakyat lemah lewat UN? Sebab mereka tidak mampu menyediakan pendidikan untuk semua anak bangsa. Di samping itu, orang-orang Indonesia khususnya pengambil kebijakan merasa bahwa hanya orang-orang 'mampu' yang berhak mendapatkan pendidikan terbaik. Ini semua adalah logika kapitalisme yang mempromosikan kesetaraan, tetapi pada saat yang bersamaan melawan prinsip keseteraan.

Ujian Nasional Dikritik
http://id.news.yahoo.com/lptn/20090421/tid-ujian-nasional-dikritik-e390447.html

0 comments:

Tags

access accountability Aceh achievement Adam Smith agent-centered theory agents America American university Asia bahasa Berlin BHP blogger blogging boarding school bom book review Bourdieu capitalism China class college comment commet Communist Manifesto Comte corruption court crime cultural reproduction democratization Dian Harapan DIKNAS discourse earthquake economic crisis edublog education educational blog elite theory Elizabeth Warren entrepreneurship equality ethnography evaluation event examination familiy favorire schools Foucault free market Fulbright furlough gender German Giddens Goffman habitus Hagen Koo Hawaii higher education history Hobbes Hongkong income India Indonesia Indonesian scientist Indonesian student industrialization industry inequality internet Islam Islamic University IT justice Kathmandu Korea Korean Workers labour laskar pelangi Lentera Harapan Lerner Locke Mark Liechty Marx mathematic international competition methods middle-class migrant migrant labor Mills ministery of education modernization Morris Brown College MUI multiculturalism narrative national exams neoliberalism Nepal new order news news analysis olimpiade internasional opinion organizatinal change organization Pakistan Parsons Pelita Harapan pendidikan pesantren police poverty ranking reflection research right Rousseau SBY school schooling schools sciences Singapore social class social justice sociological imagination sociology structuration student student tracking study suicide Syafi'i Maarif Taiwan teacher top university UI ujian ujian nasional UN university University of California university ranking Weber WIZMIC woman working class

  © Blogger template Coozie by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP